Kenapa anime sulit mendapat Season lanjutan ?

Spice-and-wolf-spice-and-wolf-41407335-500-281

Akhir season merupakan saat yang paling di tunggu oleh para penggemar anime.Pada waktu tersebut kita dapat melihat bagaimana para penggemar anime mengomentari akhir dari anime favoritnya, bagaimana nasib dari karakter favorit mereka di anime tersebut, dan kita juga mulai mendapat banyak sekali rekomendasi baru mengenai anime mana yang harus di tonton pada musim selanjutnya.

Terlepas dari itu semua, ada satu topik yang akan membuat penggemar anime was – was begitu melihat anime kesayangan mereka berakhir, “Kapan season selanjutnya tayang ?”

Berbeda dengan kartun barat seperti “The simpsons” atau “Spongebob” yang bisa mencapai belasan atau bahkan puluhan season tanpa harus membuat penggemarnya khawatir, anime seringkali berakhir “menggantung” tanpa memberikan harapan pasti kapan akan tayang season lanjutan nya.

Dan ada banyak faktor yang bisa menyebabkan bisa atau tidaknya suatu anime mendapatkan season lanjutan. Oleh karena itu pada tulisan kali ini saya akan mencoba memberikan sedikit pembahasan  mengenai kenapa anime sulit mendapat season lanjutan agar kalian dapat paling tidak paham akan permasalahan ini.

Tapi sebelum kita memulai topik kali ini kita harus terlebih dahulu mengetahui bagaimana produksi anime bekerja. Chart yang di buat oleh washiblog di bawah dapat memberikan sedikit gambaran kepada kalian bagaimana produksi anime bekerja.

prod

Anime secara cerita terdiri atas 2 tipe, orisinil dan adaptasi. Orisinil biasanya memiliki cerita yang belum ada di media mana pun dan di buat berdasarkan ide seorang yang kemudian di lanjutkan  menjadi anime. Sedangkan adaptasi anime biasanya memiliki cerita yang sudah ada di media lain, baik itu Manga, Game, Light novel dan sebagainya sebelum akhirnya di buat versi animenya .

Banyak kesalahpahaman yang mengatakan kalau studio anime  memiliki peran besar dalam menentukan anime mana yang akan di buat. Tetapi dalam banyak kasus studio sendiri tidak lebih dari kontraktor untuk mengerjakan suatu anime. Kekuasaan sesungguhnya tentang anime apa yang akan di buat sebenarnya terletak di tangan komite produksi.

Apa itu Komite produksi ? Komite produksi bukanlah sebuah perusahaan melainkan sekumpulan perusahaan yang memiliki tujuan untuk memproduksi sebuah media hiburan, baik itu film, game dan dalam hal ini anime. Komite Produksi sendiri ada untuk mempermudah pendanaan suatu anime di mana mereka akan saling memisahkan pendanaan nya di antara perusahaan yang berbeda agar mengurangi biaya untuk memproduksi anime. Perlu di ketahui kalau komite produksi bisa terdiri dari berbagai macam perusahaan dengan spesialisasi berbeda, mulai dari perusahaan musik, mainan , hingga video game.

 

sns

Bandai merupakan contoh dari perusahaan yang biasanya tergabung dalam komite produksi

Mereka memiliki hak untuk menentukan studio mana yang akan memproduksi suatu anime, karya mana yang akan di mendapat anime, dan menentukan apakah anime tersebut akan mendapat season 2 atau tidak.

Sistem komite produksi  sendiri berkerja dengan cara pembagian investasi. Sebagai contoh A sebagai produsen Merchendise menginvestasikan 20% dari total biaya produksi anime ABC. Perusahaan B sebagai pemilik karya orisinil (manga dsb) menginvestasi 50% dari produksi anime ABC dan perusahaan C sebagai stasiun TV meginvestasikan 30 % untuk produksi anime ABC.

Maka perusahaan A akan mendapatkan pembagian keuntungan sebesar 20% dari total keuntungan yang akan diperoleh penjualan anime A. Perusahaan B akan memproleh 50% dari keuntungan anime ABC dan perusahaan C akan memperoleh 30% dari keuntungan anime ABC.

Tapi kenapa hal ini harus di lakukan ? Bukankah lebih mudah jika hanya satu perusahaan saja yang mendanai produksi anime ABC, dan keuntungannya pun akan 100% akan dimiliki oleh perusahaan tersebut. Hal dikarenakan jika anime ABC gagal maka biaya yang di tangungg akan terbagai rata antara setiap perusahaan. Selain itu perusahaan yang ada juga menandai anime lain sehingga memperbesar peluang kesuksesan animenya.

Dari penjelasan di atas dapat di ketahui kalau komite produksi memiliki peran yang signifikan dalam menentukan apakah suatu anime akan mendapatkan lanjutan atau tidak. Dan salah satu hal yang menggerakan komite produksi untuk memproduksi lanjutan suatu anime adalah seberapa sukses anime tersebut di pasaran. Hanya saja definisi mengenai seberapa sukses anime sendiri sedikit ambigu, tapi kenapa ?

Karena ada beberapa cara untuk menentukan tingkat kesuksesan suatu anime, dan jujur saja hampir semuanya memiliki peran yang penting untuk menentukan akan di buat atau tidaknya lanjutan dari anime tersebut.

Yang pertama adalah penjualan dari Blu ray dan DVD animenya.  Banyak yang mengira kalau kesuksesan dari suatu anime di tentukan dari banyak atau tidaknya suatu anime menjual DVD / Blu ray, dan memang ini adalah faktor yang cukup menenentukan bagi komite produksi.

Tapi kalian harus mengingat juga kalau beberapa anime di buat untuk mempromosikan materi originalnya, contohnya adalah adaptasi dari Manga dan Light Novel yang sebagian besar di buat untuk mendongkrak penjualan materi orisinalnya. Jadi walaupun anime tersebut gagal secara komersil tapi jika materi orisinalnya berhasil mendapat peningkatan penjualan maka anime tersebut tetap di anggap sukses.

Hal inilah yang menjadi pertimbangan bagi beberapa komite produksi untuk memberikan season kedua bagi beberapa manga/LN, untuk menjaga momentum penjualan dari manganya/LN nya  agar tidak turun. Ini juga menjelaskan kenapa hampir semua  anime yang di adaptasi dari Manga/LN  tayang saat karyanya sedang berlanjut.

Ini dilakukan agar penjualan dari Manga/ LN nyatetap ada, dan karena itulah jarang sekali ada Manga/LN yang sudah lama selesai tetapi tidak juga mendapat adaptasi anime di karenakan materi  Manga/LN yang sudah tamat sulit untuk di jual kembali.

Walaupun begitu bukan berarti penjualan BD / DVD tidak signifikan dalam memnentukan kelanjutan dari suatu anime, karena kebanyakan perusahaan anime (dalam hal ini studio anime ) masih mengandalkan pendapatan mereka lewat penjualan Blu Ray dan DVD animenya.

barakamon-wallpapers-25749-1095359

Season 2 Please……………..

Hal yang sama juga di jelaskan oleh Sasaki Marina produser dari beberapa anime favoritku (yang sayangnya juga tidak mendapat season lanjutan) seperti “Soredemo Sekai wa Utsukushii “dan “Barakamon” .

Berikut adalah potongan dari tweet tersebut

(続き) それで、原作が売れると書店で大きく取り上げられたり、この漫画が来てる!のような感じになって当然アニメも2期があるだろうという流れになったりしがちですが、原作売れてもアニメ出資社には1円も入らない→Blu-ray売れてない→アニメ2期なんてあるはずない、なんですよね。

— ぬこP(佐々木まりな) (@nucoxx) September 28, 2015

Jika manganya terjual di toko buku dalam jumlah banyak, maka manga ini telah berhasil ! Jadi orang – orang akan mulai berekspetasi tetang season kedua. Tapi jika manganya laku, tidak satu 1 yen pun akan masuk ke perusahaan anime. Anime → BD nya tidak laku → season 2 tidak mungkin di produksi.

 (続き) そもそも2期を作ろうという話がアニメの製作委員会の議題になるのは良い方なのですよね。世の中の製作委員会の大半はそんな話すらなく、Blu-ray3〜4巻の段階で、いかに赤字を縮小するかという主旨の話になっていく。希望の星だった配信も、収入の柱とまではいかない…

— ぬこP(佐々木まりな) (@nucoxx) September 28, 2015

 

Season kedua yang di tawarkan oleh komite produksi hanya terjadi dalam kesempatan yang baik. Kebenyakan dari mereka bahkan tidak memikirkan tentang season kedua, mereka berhenti pada BD ke 3 atau ke 4 dan mulai menghitung apakh mereka bisa mengurangi kerugian mereka. Bahkan streaming yang harusnya menjadi harapan, tidak cukup kuat untuk menjadi sumber pendapatan.

Dalam rangkaian tweetnya dia menjelaskan, kalau pun penjualan manganya berjalan lancar tetapi jika DVD/BD nya tidak terjual maka itu akan membuat perusahaan anime berpikir bagaimana cara menekan kerugian alih alih rencana produksi season 2. Jadi dapat di ketahu kalau bahkan penjualan DVD/BD pun masih memiliki pengaruh yang signifkan dalam menentukan kelanjutan dari anime favorit kalian

Salain dua faktor di atas ketersedian bahan adaptasi juga menjadi faktor penentu bagi anime untuk mendapat season lanjutan. Hal ini biasa terjadi pada anime yang merupakan adaptasi dari media lain, di mana ada beberapa anime yang berhenti dengan konklusi yang menggantung di karenakan kurangnya bahan untuk membuat season lanjutan. Mereka biasanya mengadaptasi serial yang sedang berjalan dan mencapai bagian di mana tidak ada lagi hal yang bisa di adaptasi.

Untuk mencegah hal ini terjadi, biasanya anime akan mengambil break sambil menunggu tersedianya bahan adaptasi. Contohnya adalah adaptasi anime dari “Gintama” dan “Fairy Tale’” di mana mereka biasanya akan berhenti selama satu tahun atau lebih sambil menunggu materi originalnya mencapa titik yang cukup untuk mendapat lanjutan. Atau mereka bisa juga mengambil jalan tengah dengan menempatkan sebanyak mungkin filler pada animenya *uhuk*Naruto*Uhuk*Bleach*, sampai kepada titik di mana filler tersebut bahkan melampaui jumlah adaptasi dari materi orisinalnya.

72356-gintama-wallpaper-3936x2232-desktop

Gintama merupakan contoh yang bagus dari bagaimana mengadaptasi suatu anime

Ada atau tidak nya staff juga menjadi hal yang menentukan bagi kelanjutan suatu anime. “Shirobako” anime yang sudah mendapat pujian yang sangat tinggi baik dari kritik, dan telah mendapat penjualan yang tinggi , kesulitan untuk mendapat lanjutan. Hal ini di karenakan sang sutradara Tsutomu Mizushima memiliki jadwal yang penuh hingga beberapa tahun ke depan terlepas dari keinginannya untuk membuat season kedua bagi animenya.

Kebanyakan studio anime juga, seringkali mempertahankan staff original alih – alih melakukan pergantian staff pada saat produksi lanjutan animenya. Hal ini di lakukan untuk mencegah terjadinya kasus di mana adanya “Orang baru” yang kurang familiar dengan apa yang membuat anime tersebut “bekerja” dan mencegah adanya perubahan yang signifikan dalam konten dari animenya.

Faktor terakhir yang ingin kubahas mengenai ada tidaknya season lanjutan bagi suatu anime adalah tersedia nya konten atau bahan untuk di buat menjadi anime . Ada beberapa anime yang memang sudah tidak memiliki bahan cerita lagi untuk mendapat season lanjutan baik original maupun tidak, terlepas dari betapa besar keinginanan penggemar animenya dan pemberian season lanjutan hanya akan menjadi tambahan yang tidak perlu bagi anime tersebut.

Aku harap tulisan ini memperjelas kenapa anime favorit kalian tidak mendapat season lanjutan. Tapi satu hal yang pasti, jika kalian ingin agar anime kalian mendapat lanjutan silahkan kalian dukung animenya dengan mencoba untuk membeli produk dari anime tersebut entah itu materi orisinil seperti komik novel dsb, DVD/BD animenya atau paling tidak membeli merchandise animenya. Dan jika tidak cobalah mendukung para pembuat animenya baik itu kreator original, sutradara, hingga studio dan bersabarlah, hingga mungkin suatu hari nanti anime favorit kalian akan mendapat season lanjutan.

Jadi adakah anime favorit kalian yang tidak mendapat season lanjutan ?

Refrensi

https://ponimu.com/news/wawasan-1-kompleksnya-dunia-lisensi

http://goboiano.com/anime-producer-explains-second-seasons-dont-happen/

https://www.quora.com/Why-does-some-anime-not-come-to-the-2nd-season

https://oneofepisodes.wordpress.com/2015/09/29/translation-why-your-favorite-anime-doesnt-have-a-second-season/

https://washiblog.wordpress.com/2011/01/18/anime-production-detailed-guide-to-how-anime-is-made-and-the-talent-behind-it/

https://blog.sakugabooru.com/2017/05/02/what-is-an-animes-production-committee/

https://virtualhaven.org/articles/2018/4/21/factors-in-anime-getting-another-season

https://blog.sakugabooru.com/2017/05/02/what-is-an-animes-production-committee/

http://jurnalotaku.com/2015/07/10/kepala-p-a-works-bisa-saja-kami-buat-season-2-shirobako-tapi-takkan-kami-buat/

Sumber gambar

https://washiblog.wordpress.com/2011/01/18/anime-production-detailed-guide-to-how-anime-is-made-and-the-talent-behind-it/

http://www.fanpop.com/clubs/spice-and-wolf/images/41407335/title/spice-wolf-wallpaper

https://stmed.net/wallpaper-38252

http://www.bandai.co.jp/e/

https://wallpapertag.com/gintama-wallpaper

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s